Oleh: Ustadz Dr. Musyaffa Ad Dariny, MA حَفِظَهُ اللهُ
Dewan Pembina Yayasan Risalah Islam
Fenomena munculnya ustadz-ustadz “akhir zaman” ini, sebenarnya sangat merugikan Islam dan kaum muslimin.
Berikut beberapa
alasannya:
1. Mereka tidak peduli dengan sumber dalil yang kuat.
2. Apapun
dipakai dalil oleh mereka, selama sesuai dengan cok-galicoknya.
· Hadits-hadits
lemah, bahkan palsu dipakai sebagai dalil.
· Cerita teman,
dipakai sebagai dalil.
· Bahkan kata orang yahudi, dipakai juga sebagai dalil.
3. Mereka
memaknai hadits dengan seenaknya, sehingga banyak hadits yang dipelintir dan
dipaksakan, agar menunjukkan bahwa peristiwa tertentu yang terjadi akhir-akhir
ini adalah peristiwa yang dimaksud Nabi ﷺ
dalam haditsnya.
· Ini
sangat berbahaya bagi ustadz-ustadz tersebut, karena bisa saja masuk ke dalam
tindakan berdusta atas nama Nabi ﷺ.
· Ini
juga berbahaya bagi pendengar, karena mereka akan mengira mendapatkan kebenaran
padahal itu kebatilan.
· Dan ini juga akan mencoreng nama Islam, karena akan banyak prediksi-prediksi yang tidak sesuai dengan fakta, sehingga banyak orang menuduh Islam telah mengabarkan hal-hal yang salah, padahal yang salah adalah pemahaman orang yang menyampaikannya.
4. Akan
banyak orang yang tertipu dengan perkataan mereka, dan mengeluarkan materi yang
tidak sedikit karenanya .. dan nantinya mereka akan merasa dirugikan oleh
Islam.
· Seperti,
ajakan untuk hidup di gunung karena dajjal katanya akan masuk ke kota-kota
saja, tidak akan masuk ke desa-desa! Sehingga
dia mengajak manusia untuk bersiap-siap beli tanah di gunung dan segera bangun.
5. Kemudian dia yang akan mengelola dengan alasan agar rumah itu terjaga dengan baik dan dipakai untuk kebaikan.
Tentu yang seperti ini adalah pemahaman yang aneh, dan tidak pernah dipahami oleh para ulama generasi salaf. Para ulama salaf juga meyakini dekatnya kiamat, tapi tidak melakukan apa yang mereka lakukan.
Ustadz-ustadz “akhir zaman” ini seakan-akan ingin agar kiamat segera terjadi .. sehingga hal-hal yang terjadi saat ini, harus dihubung-hubungkan dengan tanda datangnya kiamat, disertai dengan menyebutkan dalil-dalil yang dipaksakan, wallahul musta’an.
Sungguh, jika bukan karena kesadaran wajibnya amar ma’ruf nahi munkar, maka tulisan ini tidak akan ada.
Saudaraku kaum muslimin yang saya cintai karena Allah, hati-hatilah dalam mengambil ilmu agama, agar kita selamat, selamat dunia kita dan juga akhirat kita.
Semoga bermanfaat.
[Disalin dari
WAG Mutiara Risalah Islam L54]
Komentar
Posting Komentar