Oleh: Syaikh Abdussalam as-Sulaiman حَفِظَهُ اللهُ
Jika seorang muslim merasa mengantuk saat shalat malam, Rasulullah ﷺ sudah memberikan arahan,
إِذَا نَعَسَ أَحَدُكُمْ فِي
الصَّلاةِ فَلْيَنَمْ حَتَّى يَعْلَمَ مَا يَقْرَأُ
“Ketika salah seorang di antara kamu mengantuk dalam shalat, maka tidurlah agar dia mengetahui apa yang dibacanya.” [HR. Bukhari, dari Anas bin Malik رَضِيَ اللهُ عَنْهُ]
Hadits Aisyah رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا dalam Shahihain, Nabi ﷺ telah menjelaskan,
إِذَا نَعَسَ أَحَدُكُمْ وَهُوَ
يُصَلِّى فَلْيَرْقُدْ حَتَّى يَذْهَبَ عَنْهُ النَّوْمُ
“Jika salah seorang dari kalian mengantuk saat shalat, tidurlah hingga rasa kantuknya hilang.”
Ini petunjuk dari Nabi ﷺ, “...hingga rasa kantuknya hilang.” (Dalam hadits yang sama) Nabi ﷺ juga menjelaskan ‘illah-nya,
فَإِنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا
صَلَّى وَهُوَ نَاعِسٌ لاَ يَدْرِى لَعَلَّهُ يَسْتَغْفِرُ فَيَسُبَّ نَفْسَهُ
“...karena jika ia mengantuk saat shalat, alih-alih ia beristighfar malah mencela dirinya sendiri.” [HR. Bukhari No.212 dan Muslim No.786]
Jika seorang muslim mengantuk khususnya shalat malam, hendaklah ia tidur hingga merasa segar kembali lalu mendirikan shalat.
والله تعالى أعلم
[Disadur dari https://youtu.be/xihKTp4bW8 ]
Komentar
Posting Komentar