Hukum Dzikir Dengan Lafadz Subhanallah, Alhamdulillah, dan Allahu Akbar Sebanyak 10 Kali Setelah Shalat Fardhu

Oleh: Ustadz Dzulqarnain M Sunusi حَفِظَهُ اللهُ

 

Haditsnya shahih dari Nabi yang dikuatkan oleh Syaikh al-Albani dalam Sifat Shalat Nabi dan beberapa ulama lainnya. Seseorang boleh membaca subhanallah 10 kali, alhamdulillah 10 kali, allahu akbar 10. Boleh juga membaca subhanallah wal hamdulillah wa laailaahaillallah wallahu akbar sebanyak 5 kali. Dan diperbolehkan membaca subhanallah 33 kali, alhamdulillah 33 kali, allahu akbar 33 kali dan ditutup dengan laailaahaillallah wahdahuulah syarikalah lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syaiinqadiir untuk menggenapkan menjadi 100 kali dan ini yang populer di tengah-tengah masyarakat. 

Dengan adanya tuntunan-tuntunan ini, dapat memberi keringanan karena seseorang dari sudut kesibukan itu berbeda-beda yang mungkin pada suatu waktu dia sangat sibuk sekali sehingga sulit melakukan 100 kali. Dengan adanya keringanan ini dia bisa membaca masing-masingnya sebanyak 10 kali. Atau mungkin dia memiliki dzikir yang banyak setelahnya, ada doa-doa lainnya yang dia ingin baca dan kadang waktunya sempit. 

Ini dari keluasan dan kelapangan, keindahan dalam syariat kita. 

Semoga Allah memberi taufiq kepada semuanya. 

[Dikutip dari https://youtu.be/ZcVTiz1FO7E ] 

Tambahan: 

Hadits yang dimaksud adalah dari Abdullah bin Amr رَضِيَ اللهُ عَنْهُ, Nabi  bersabda, 

خصلتان ، أو خلتان لا يحافظ عليهما عبد مسلم إلا دخل الجنة ، هما يسير ، ومن يعمل بهما قليل ، يسبح في دبر كل صلاة عشرا ، ويحمد عشرا ، ويكبر عشرا ، فذلك خمسون ومائة بًاللسان ، وألف وخمسمائة في الميزان ، ويكبر أربعا وثلاثين إذا أخذ مضجعه ، ويحمد ثلاثا وثلاثين ، ويسبح ثلاثا وثلاثين ، فذلك مائة بًاللسان ، وألف في الميزان

“Ada 2 perbuatan yang jika dijaga oleh seorang hamba Muslim maka pasti ia akan masuk surga. Keduanya mudah namun sedikit yang mengamalkan. Yaitu (pertama) bertasbih di setiap selepas shalat sebanyak 10x, bertahmid 10x, bertakbir 10x, maka itulah 150x dzikir di lisan (dalam 5 shalat waktu) namun 1500x di timbangan mizan. Dan (kedua) bertakbir 34x ketika hendak tidur, bertahmid 33x, dan bertasbih 33x, maka itulah 100x dzikir di lisan namun 1000x di timbangan mizan.” [HR. Abu Dawud No.5065, dishahihkan Syaikh al-Albani dalam Shahih Abi Dawud]

Komentar