Oleh: Ustadz Dzulqarnain M Sunusi حَفِظَهُ اللهُ
Mendoakan di waktu sujud kemudian di akhir shalat sebelum salam, itu dari tempat-tempat yang bagus bahkan tempat mustajabah untuk berdoa dan itu sangat baik untuk berdoa. Terkait berdoa terus-menerus di dalam shalat maka itu diberi pilihan, Nabi ﷺ bersabda,
أَقْرَبُ مَا يَكُونُ الْعَبْدُ
مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ
“Sedekat-dekatnya seorang hamba dengan Rabbnya adalah ketika dia sedang sujud, maka perbanyaklah doa.” [HSR. Muslim No.482]
Dan tentang akhir shalat sebelum salam, Nabi ﷺ berkata,
ثُم لْيَدْعُ بَعْدُ بِمَا
شَاءَ
“Kemudian hendaknya dia pilih dari doa, apa yang dia kehendaki.” [HR. Ahmad, Bukhari, dan Abu Dawud]
Jadi boleh saja dia berdoa untuk hal itu. Adapun masalah terkait dengan mimpi (bertemu anak yang meninggal dalam hal yang baik), maka mimpi itu adalah kabar gembira dan insya Allahu ta’ala, apa yang dilihat semoga menjadi kabar gembira baginya. Seorang mukmin itu bergembira terhadap hal-hal yang seperti itu tetapi harus selalu dimaklumi bahwa agama, ketentuan, dan syariat itu semuanya sudah tetap, tidak ada yang mengubah hukum dengan mimpi.
Jadi apa yang kita lakukan dari mendoakan anak kita yang sudah meninggal maka itu sudah benar jalannya. Dan hal-hal yang dari dari sebuah mimpi, kita jadikan sebagai kabar gembira dan jangan mempengaruhi dari ibadah kita atau kondisi amalan yang sudah tetap aturannya di dalam syariat.
Semoga Allah memberi taufiq kepada semuanya.
[Dilansir
dari laman https://youtu.be/nuUdgey2nrk ]
Komentar
Posting Komentar