Ibadah Sunnah Sedikit, Takut Tidak Istiqomah

Pertanyaan:

Bismillah.

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

Izin bertanya ustadz, apakah jika kita hanya melakukan perintah Allah yang wajib saja dan ditambah sedikit amalan sunnah, misal sholat wajib dan dua raka'at fajar dan witir di malam hari, bukan dengan maksud menganggap amalan tersebut cukup, tapi karena takut tidak istiqomah dan bosan jika melaksanakan semua yang disunnahkan, bagaimana ustadz hukumnya? Semoga pertanyaannya bisa dipahami. 

Jawaban:

Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarokatuh. 

Subhanallah, setan memang sangat pintar menggoda manusia dengan memberikan alasan-alasan yang terlihat masuk akal. Padahal alasan takut tidak istiqomah ini, sangat tidak dibenarkan. 

Karena ada 3 tingkatan dilihat dari sisi ini:

1.   Melakukan kebaikan secara kontinu (berkelanjutan).

2.   Melakukan kebaikan, tapi tidak kontinu.

3.   Tidak melakukan kebaikan. 

Lalu bagaimana dibenarkan dia memilih tingkatan ketiga karena takut tidak mampu sampai ke tingkatan pertama? 

Jika demikian alasannya, kenapa dia tidak memilih tingkatan kedua?! 

Yang seharusnya dia lakukan adalah, berusaha untuk bisa sampai pada tingkatan pertama.

Kalau pun tidak mampu, maka tingkatan kedua jauh lebih baik daripada tingkatan ketiga. 

Wallahu a'lam. 

[Dijawab oleh ustadz Dr. Musyaffa Ad Dariny, MA selaku Dewan Pembina Yayasan Risalah Islam yang kami sadur dari WAG Mutiara Risalah Islam L54]

Komentar