Kiamat Hanya Terjadi Kepada Orang Kafir

Oleh: Syaikh Shalih Fauzan al-Fauzan حَفِظَهُ اللهُ

 

Kiamat tidak akan terjadi kecuali kepada seburuk-buruknya manusia, tidak terjadi sedangkan di muka bumi masih ada orang mukmin. Jika tidak tersisa di atas muka bumi kecuali orang-orang kafir maka terjadilah kiamat kepada mereka. 

Orang-orang mukmin diambil sebelum hari kiamat, mereka mati sebelum hari kiamat. Datang angin baik kepada mereka dan mencabut ruh-ruh mereka. Lalu tersisa seburuk-buruk manusia, mereka melakukan hubungan badan terang-terangan seperti keledai kawin. Terjadilah kiamat kepada mereka. 

Karena itu Nabi bersabda, 

إِنَّ مِنْ شِرَارِ النَّاسِ مَنْ تُدْرِكُهُ السَّاعَةُ وَهُمْ أَحْيَاءٌ وَمَنْ يَتَّخِذُ الْقُبُورَ مَسَاجِدَ

“Sesungguhnya di antara manusia yang paling buruk adalah yang hidup ketika hari kiamat terjadi dan orang-orang yang menjadikan kuburan sebagai masjid.” [HSR. Ahmad 1/432; No.4132; Ibnu Hibban; Thabrani di dalam Mu’jamul Kabir. Dishahihkan oleh Syaikh Ahmad Syakir] 

Orang-orang yang menjadikan kuburan sebagai masjid adalah seburuk-buruk manusia. Adapun di akhirat, penderitaan dan azab hanya terjadi kepada orang-orang kafir.

وَكَانَ يَوْمًا عَلَى ٱلْكَٰفِرِينَ عَسِيرًا

“Dan itulah hari yang sulit bagi orang-orang kafir.” [QS. al-Furqan(25): 26] 

Sedangkan orang mukmin akan dimudahkan oleh Allah. Na’am. 

[Disarikan dari laman https://youtu.be/NdR6_inqri8]

Komentar