Oleh: Ustadz
Dzulqarnain M Sunusi حَفِظَهُ اللهُ
Shahabat yang Mulia Anas bin Malik رَضِيَ اللهُ عَنْهُ berkata,
كان رسولُ اللهِ صلَّى اللهُ
عليه وسلَّمَ يتنفَّسُ في الشرابِ ثلاثًا ، ويقول : ( إنه أَروى وأبرأُ وأَمرأُ )
“Biasanya Rasulullah ﷺ bernafas tiga kali ketika minum. Dan beliau bersabda, ‘Sesungguhnya dengan begini haus lebih hilang, lebih lepas, dan lebih enak‘.” [HR. Bukhari No.5631, Muslim No.2028, dan ini adalah lafadz Muslim]
3 kali nafas ini maksudnya dia bernafas di luar dari bejana atau gelas yang di pakai untuk minum. Caranya adalah dia ambil gelas kemudian minum dan setelah itu bernafas, dia minum lagi kemudian bernafas di luar gelas kembali, setelah itu dia minum lagi kemudian bernafas lagi di luar gelas. Jika masih ada sisa, dia boleh menghabiskannya dan selesai.
Semoga Allah memberi taufiq kepada semuanya.
[Dirangkum dari laman https://youtu.be/Ppu6hWnKjNM]
Tambahan:
Diperbolehkan ketika minum, lebih dari seteguk yakni bisa meminum dengan beberapa tegukan air karena yang terlarang adalah pada tidak bolehnya bernafas di dalam gelas.
Shahabat yang Mulia Abu Sa’id Al Khudry رَضِيَ اللهُ عَنْهُ berkata,
ان النبي صلى الله عليه وسلم
نهى عن النفخ في الشراب، فقال رجل : القذاة أراها في الإناء؟ فقاله:
”أهرقها” قال: إني لا أروى من نفس واحد؟ قال: ”فأبن القدح إذاً عن
فيك”
“Bahwasanya Nabi ﷺ melarang bernafas di dalam tempat minum. Maka ada seorang yang bertanya, ‘(Wahai Rasulullah,) terkadang (kalau saya minum) ada gelembung udara yang keluar di bejana (tempat minum).’
Rasulullah ﷺ bersabda, ‘Keluarkan itu!’ Lalu lelaki tadi berkata, ‘(Wahai Rasulullah,) haus saya tidak hilang dengan sekali teguk saja.’ Rasulullah ﷺ bersabda, ‘Kalau begitu minumlah beberapa teguk lalu ambil nafas!’.” [HR. at-Tirmidzi No.764, dishahihkan Syaikh al-Albani dalam Silsilah Ash Shahihah No.385]
والله تعالى أعلم بالحق والصواب
[Dilansir dari https://muslim.or.id/24183-hukum-minum-dengan-sekali-nafas.html]
Komentar
Posting Komentar