Di antara 10 fatwa para imam Ahlus sunnah terkait pencela para shahabat Nabi ﷺ adalah:
1. Harun bin Ziyad رَحِمَهُ اللهُ berkata, “Aku mendengar al-Firyabi رَحِمَهُ اللهُ ditanya oleh seseorang tentang oknum yang mencaci maki Abu Bakar رَضِيَ اللهُ عَنْهُ; Beliau menjawab, ‘Orang itu kafir.’ Lalu beliau ditanya lagi, ‘Apakah boleh kita menyalati jenazahnya?’ Beliau menjawab, ‘Tidak boleh.’ Beliau ditanya lagi, ‘Lalu bagaimana kita memperlakukan jenazahnya sedangkan dia mengucapkan la Ilaha Illallahu?’ Beliau menjawab, ‘Jangan kalian menyentuhnya dengan tangan kalian namun doronglah dengan kayu hingga kalian memendamkannya di dalam lubang tanah’.”
2. Muhammad bin Basysyar رَحِمَهُ اللهُ berkata, “Aku pernah bertanya kepada Abdurrahman bin Mahdi رَحِمَهُ اللهُ, ‘Apakah aku boleh menghadiri (pemakaman) jenazah oknum yang mencaci maki para shahabat Rasulullah ﷺ?’ Maka beliau menjawab, ‘Seandainya dia dari keluargaku, maka aku tidak mau mewarisi (hartanya)’.”
3. Abu Bakar bin 'Ayyasy رَحِمَهُ اللهُ berkata, “Aku tidak mau menyalati jenazah pengikut Syiah Rafidhah dan pengikut kelompok Khawarij. Hal ini dikarenakan Syiah Rafidhah mengkafirkan Umar bin Khattab dan Khawarij mengkafirkan Ali ﺭَﺿِﻲَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻨْﻬُﻤَﺎ.”
4. Thalhah bin Musharrif رَحِمَهُ اللهُ berkata, “Tidak boleh menikahi wanita pengikut Syiah Rafidhah dan tidak boleh memakan sesembelihan mereka karena mereka adalah orang-orang yang murtad.”
5. Al-Marrudzi رَحِمَهُ اللهُ berkata, “Aku pernah bertanya kepada Abu Abdillah (Imam Ahmad bin Hambal رَحِمَهُ اللهُ) tentang oknum yang mencaci maki Abu Bakar, Umar, Utsman, dan 'Aisyah رضي الله عنهم. Maka beliau menjawab, ‘Aku berpendapat bahwa dia bukan orang Islam’.”
6. Imam Malik bin Anas رَحِمَهُ اللهُ berkata, “Orang yang mencaci maki para shahabat Rasulullah ﷺ tidak mendapat bagian dari agama Islam.”
7. Bisyr bin Al-Harits رَحِمَهُ اللهُ berkata, “Barangsiapa yang mencaci maki para shahabat Rasulullah ﷺ, maka dia kafir, meskipun dia berpuasa dan melakukan shalat serta mengaku dari kaum muslimin.”
8. Imam Al-Auza'i رَحِمَهُ اللهُ berkata, “Barangsiapa yang mencaci maki Abu Bakar Ash-Shiddiq رَضِيَ اللهُ عَنْهُ, maka dia telah murtad dari agamanya dan dihalalkan darahnya.”
9. Abu 'Ubaid Al-Qasim bin Sallam رَحِمَهُ اللهُ berkata, “Aku telah bergaul dengan banyak orang dan berdialog dengan ahlul kalam. Namun aku tidak mendapati sekelompok orang yang paling kotor, paling menjijikkan, dan paling lemah hujjahnya serta paling dungu daripada Syiah Rafidhah.”
10. Asy-Sya'bi رَحِمَهُ اللهُ berkata, “Aku telah meneliti para pengekor hawa nafsu (ahlul bid'ah) dan aku telah berdialog dengan mereka, dan aku tidak melihat sekelompok manusia yang paling sedikit akalnya daripada kelompok Khasyabiyah (Syiah Rafidhah).”
والله واليوت توفيق
Referensi:
Al-Ibanah Ash-Shughra oleh Imam Ibnu Baththah al-Ukbari رَحِمَهُ اللهُ hal.65-69 dengan i'tina' Syaikh Ali bin Hasan al-Halabi al-Atsari رَحِمَهُ اللهُ sebagaimana kami salin dari akun FB ustadz Abdurrahman Thoyyib حَفِظَهُ اللهُ.
Komentar
Posting Komentar