Tiga Hak Saudara Seiman yang Sering Terabaikan

Berilah manfaat kepada saudaramu, kalau engkau tidak mampu maka janganlah menimpakan mudharat kepadanya. 

Dari Shahabat yang Mulia Abdullah bin 'Amr ﺭَﺿِﻲَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻨْﻬُﻤَﺎ, Rasulullah bersabda, 

المُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ المُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ، وَالمُهَاجِرُ مَنْ هَجَرَ مَا نَهَى اللَّهُ عَنْهُ

“Seorang muslim adalah yang kaum muslimin selamat dari keburukan lisan dan tangannya, dan orang yang berhijrah adalah yang meninggalkan apa yang dilarang Allah.” [HR. Bukhari dan Muslim] 

Al-Imam Yahya bin Mu’adz ar-Razi رَحِمَهُ اللهُ berkata, 

ليكن حظُّ المؤمن منك ثلاثة: إنْ لم تنفعه فلا تضرَّه، وإنْ لم تُفرحه فلا تَغُمَّه، وإنْ لم تمدحه فلا تَذُمَّه

“Hendaklah seorang mukmin mendapatkan darimu 3 bagian:

1)  Apabila engkau tidak memberi manfaat kepadanya maka janganlah membahayakannya.

2)  Apabila engkau tidak membahagiakannya maka janganlah membuat ia sedih.

3)  Apabila engkau tidak memujinya maka janganlah engkau mencelanya.”

[Jaami’ul ‘Uluumi wal Hikam libni Rajab, (2/283)] 

وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم

[Disadur dari laman https://t.me/taawundakwah/9165]

Komentar