Oleh: Ustadz Dzulqarnain M Sunusi حَفِظَهُ اللهُ
Harus dipastikan ketika seseorang itu berbuka bahwa telah masuk waktu berbuka. Sekarang orang dengar dari masjid, terlalu banyak yang diputar sehingga tidak tahu tanda sudah masuk waktu berbuka itu yang mana. Itu bukan menjadi patokan.
Seseorang mengambil dari sumber yang benar, dari hal yang jelas, lihat dari jadwal buka puasa yang berjalan di kota Makasar misalnya dan sudah resmi dari Kemenag karena hal itu sudah diuji coba kemudian dia jadikan pegangan maka itu yang benar. Kalau kondisinya misalnya mendengar dzikir-dzikir dari masjid dan menganggapnya sebagai tanda berbuka maka itu keteledoran dan puasanya harus diulang.
Semoga Allah memberi taufiq kepada semuanya.
[Dilansir
dari laman https://youtu.be/t8GSlfhfvc0]
Komentar
Posting Komentar