Oleh: Ustadz Dzulqarnain M Sunusi حَفِظَهُ اللهُ
Di dalam Shahih Muslim dari hadits Buraidah رَضِيَ اللهُ عَنْهُ, Rasulullah ﷺ bersabda,
كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ
زِيَارَةِ الْقُبُوْرِ فَزُوْرُوْهَا فَإِنَّهَا تُذَكِّرُ اْلآخِرَةَ
“Aku pernah melarang kalian untuk ziarah kubur, sekarang ziarahilah kubur karena ziarah kubur dapat mengingatkan negeri akhirat.”
Jadi kalau dia berziarah kubur dengan maksud mengingat hari akhirat maka itu tidak ada masalah. Sebagaimana kalau dia ziarah ke kuburan untuk mendoakan orang-orang yang dikubur, begitu memasuki kuburan dia membaca,
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ
الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللهُ
لَلاَحِقُوْنَ نَسْأَلُ اللهَ لَنَا وَلَكُمُ الْعَافِيَةَ
“Salam keselamatan atas penghuni rumah-rumah (kuburan) dan kaum mu’minin dan muslimin, mudah-mudahan Allah merahmati orang-orang yang terdahulu dari kita dan orang-orang yang belakangan, dan kami Insya Allah akan menyusul kalian, kami memohon kepada Allah keselamatan bagi kami dan bagi kalian.” [HR. Muslim No.974]
Nabi ﷺ pernah datang ke kubur untuk berziarah dengan maksud menginat akhirat dan pada saat itu beliau doakan bagi sebagian orang. Jadi kalau dasarnya dia ke sana (kuburan) untuk mengingat akhirat kemudian di sana ada kuburan orang tuanya maka dia mendoakannya, itu tidak ada masalah.
Tapi kalau dia datang khusus ke kuburan untuk mendoakan untuk orang tuanya, itu tidak lebih afdhal daripada di rumahnya, dia berada di dalam shalatnya, sujudnya untuk mendoakan orang tuanya. Atau kita melakukannya di hari Jum’at yang merupakan waktu mustajabah untuk berdoa mendoakan orang tua kita, apalagi waktu setelah Ashar hingga Maghrib ini lebih diharapkan untuk dikabulkan. Begitu pun antara azan dan iqamat, di sepertiga malam terakhir, di shalat malam, maka seharusnya orang tua lebih perlu kepada hal itu untuk didoakan pada segala keadaan melebihi mereka dikunjungi kuburannya.
Kadang sebagian dari kaum muslimin, cara di dalam menilai kemanfaatan untuk kedua orang tuanya perlu dirapikan. Mereka melakukan hal-hal yang kadang kurang afdhal, ditinggalkannya hal-hal yang lebih afdhal dan lebih banyak kemanfaatannya.
Semoga Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى memberi taufiq kepada semuanya, والله تعالى أعلم.
[Dikutip dari
laman https://youtu.be/RwkSR3-iCvA]
Komentar
Posting Komentar