Oleh: Ustadz Dzulqarnain M Sunusi حَفِظَهُ اللهُ
Kita memperhatikan teks anjuran membaca doa (setelah adzan) demikian pula di dalam menjawabnya. Jadi menjawab adzan itu ada dalam hadits Abu Sa’id al-Khudri رَضِيَ اللهُ عَنْهُ,
إِذَا سَمِعْتُمُ النِّدَاءَ
فَقُوْلُوْا مِثْلَ مَا يَقُوْلُ الْمُؤَذِّنُ
“Apabila kalian mendengar adzan maka ucapkanlah seperti yang sedang diucapkan muadzin.” [HR. Bukhari No.611 dan Muslim No.846]
Maka yang menjawab lantunan adzan itu bukan muadzinnya, dia tidak menjawab dirinya sendiri melainkan orang yang mendengarnya.
Terkait dengan doa, disebutkan juga terkait dengan orang yang mendengar adzan. Jadi hadits-hadits yang terkait dengan doa itu mulai dibaca setelah mendengar adzan, yang ditujukan kepada orang yang mendengar adzan tersebut, bukan kepada muadzinnya. Itu yang lebih dekatnya kepada pembahasan ini. والله تعالى أعلم.
Semoga Allah memberi taufiq kepada semuanya.
[Dilansir
dari laman https://youtu.be/Voc8ekOR8nA]
Komentar
Posting Komentar