Di Hari Kebangkitan Akan Ditanyai Dengan Bahasa Arab?

Pertanyaan:

Dengan bahasa apa manusia berbicara pada hari kebangkitan? Apakah Allah تعالى  berbicara kepada mereka dengan lisan Arab? Apakah benar bahwa penghuni neraka berbicara dengan bahasa Parsi, dan penghuni surga dengan lisan Arab ? 

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah رحمه الله menjawab:

Tidak diketahui dengan bahasa apa manusia berbicara pada hari itu, dan tidak juga diketahui bahasa apa yang mereka dengar perkataan ( khithob ) Arrob جل وعلا, karena Allah تعالى tidak pernah mengkhabarkan kepada kita sesuatu tentang itu, dan tidak juga Rasul-Nya عليه الصلاة والسلام . 

Dan tidak sah bahwa bahasa Parsi adalah bahasanya penghuni Jahannam, dan tidak juga bahasa Arab adalah bahasanya penghuni surga. 

Dan kami (Syaikhul Islam) tidak mengetahui adanya perselisihan di antara sahabatرضي الله عنهم dalam hal itu, bahkan mereka semua menahan diri dari itu, karena berbicara dalam hal ini termasuk perkataan yang sia-sia. 

Bahkan Syaikhul Islam masih dalam halaman yang sama beliau berkata, “Ini adalah pengakuan-pengakuan yang kosong dari dalil.” 

وَاللَّهُ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ

[Diringkas dari Majmu' al-Fatawa, (4/300) cetakan Darul Wafa yang kami kutip dari akun FB ustadz La Ode Abu Hanafi]

Komentar