Pertanyaan:
Apakah junub di siang hari membatalkan puasa?
Jawaban:
Junub di siang hari tidak membatalkan puasa karena di dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim, Nabi ﷺ pernah masuk waktu Shubuh dalam keadaan beliau junub. Jadi beliau junub sebelum Shubuh tapi subhanallah telah masuk waktu adzan, kemudian beliau masuk Shubuh dalam keadaan junub namun beliau tetap berpuasa.
وَاللَّهُ سُبْحَانَهُ
وَتَعَالَى أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ
[Dijawab oleh ustadz Dzulqarnain bin Muhammad Sunusi حَفِظَهُ اللهُ sebagaimana pada laman http://youtu.be/lykD4SpTeio ]
Tambahan:
Hadits yang beliau maksud adalah dari Ummul Mukmini Aisyah dan Ummu Salamah ﺭَﺿِﻲَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻨْﻬُﻤَﺎ ,
نَشْهَدُ
عَلَى رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنْ كَانَ لَيُصْبِحُ
جُنُبًا، مِنْ غَيْرِ احْتِلاَمٍ ثُمَّ يَغْتَسِل ، ثُمَّ يَصُومُ
“Kami menyaksikan Rasulullah ﷺ ketika pagi hari dalam kondisi junub bukan karena mimpi, kemudian beliau mandi dan berpuasa.”
Dalam redaksi berbeda,
قَدْ
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يُدْرِكُهُ الْفَجْرُ فِى رَمَضَانَ
وَهُوَ جُنُبٌ مِنْ غَيْرِ حُلُمٍ فَيَغْتَسِلُ وَيَصُومُ
“Rasulullah ﷺ pernah menjumpai waktu fajar di bulan Ramadhan dalam keadaan junub bukan karena mimpi basah, kemudian beliau ﷺ mandi dan tetap berpuasa.” [HR. Muslim No.1109]
وَاللَّهُ سُبْحَانَهُ
وَتَعَالَى أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ
Referensi:
1.
https://islamqa.info/id/answers/222812/hadits-siapa-yang-mendapatkan-fajar-dalam-kondisi-junud-maka-jangan-puasa
2.
Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal pada
laman https://rumaysho.com/8076-belum-sempat-mandi-junub-hingga-shubuh-bolehkah-puasa.html
Komentar
Posting Komentar