Oleh: Ustadz
Badru Salam, Lc, حفظه الله تعالى
STOP !!!
PERHATIKANLAH
HAL BERIKUT INI !!!
“Ya Thaybah …! Ya Thaybah…! “
Ini adalah
SYIRIK. Iya. Ini jelas syirik!
Engkau
memanggil/menyeru/berdoa kepada Thaybah, yaitu orang selain Allah عزوجل. “Ya Dawal ‘ayanaa” (Wahai yang
menyembuhkan penyakit kami)
Siapa yang
bisa menyembuhkan orang yang sakit? !!! Allah عزوجل ataukah Thaybah
?!!!
Jika engkau
berdoa kepada Thaybah untuk menyembuhkanmu maka engkau telah musyrik !!!
Dan sekarang
ini lagu tersebut diputar/diedarkan bebas di berbagai handphone (bahkan di
tengah-tengah anak-anak kecil) dan beredar-luas di semua tempat !!!
Catatan:
Lirik lagu
ini di Indonesia dipopulerkan oleh seorang biduan pria bernama Hadad Alwi
hadahullah...
Perhatikan
teksnya yang sangat membahayakan Aqidah Islamiyah :
يَا طَيْبَةْ
يَا طَيْبَة يَا طَيْبَة يَا
دَوَالْعيَا نَا
.اِشْتَقْنَا لِكْ وَالْهَوَى
نَدَانَا، وَالْهَوَى نَدَانَا
يَا عَلِىَّ ابْنَ اَ بِى طَا
لِبْ
مِنْكُمُ مَصْدَرُ المَوَا هِبْ
يَا تُرَ ى هَلْ ءُرَى لِى
حَاجِبْ
عِنْدُكُمْ اَفضَلُل
الغِلمَاَنَ اَفضَلُل الغِلمَاَ نَ
اَسْيَادِي الْحَسَنْ
وَالحُسيْنِ
اِلَى النَّبِيِ قُرَّ ةْ
عَيْنِ
يَا شَبَا بَ الجَنَّتَيْنِ
جَدُّكُمْ صَا حِبُ القُرْ آنَ
صَا حِبُ القُرْ آنَ
* SANG
PENAWAR
Wahai sang penawar derita.
Wahai penyembuh penyakit kami.
Kami merindukanmu.
Wahai sang penawar.
Wahai Ali putera Abi Thalib.
Darimulah sumber keutamaan.
Aduhai, mungkinkah aku, (mendapatkan
petunjukmu).
Sementara tirai menghalangiku.
Sedang di sisimulah sebaik-baik tempat
pengabdian.
Wahai Al-Hasan dan Al-Husain
Cahaya mata Rasul Allah.
Wahai penghulu pemuda surga.
kakekmu penyampai firman Allah,
Al-Qur’an.
Perhatikanlah...
Perhatikan teks tersebut !!! Berlebih-lebihan dalam memuji ahlul bait (keluarga
Nabi ﷺ) adalah perilaku
Syiah. Dan kita tahu bahwasannya Syiah bukan Islam karena berbagai macam alasan,
di antaranya penambahan lafadz syahadatain, menganggap Karbala lebih suci dari
Ka’bah, penghinaan dan pelaknatan kepada para istri dan para Shahabat,
penghalalan zina dengan jargon nikah mut’ah, bermanhaj taqiyah (berpura-pura), imamnya lebih agung dari Rasulullah ﷺ, dan sebagainya.
Maka waspadalah
pada penyesatan akidah seperti ini !!!
وَاللَّهُ سُبْحَانَهُ
وَتَعَالَى أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ
Komentar
Posting Komentar