Serial Hadits – Mendatangi dan Mempercayai Dukun Adalah Kekufuran


Rasulullah bersabda,

من أتى كاهنا فصدقه بما يقول فقد كفر بما أنزل على محمد

“Barangsiapa mendatangi dukun dan membenarkan apa yang diucapkan nya maka sungguh dia telah kafir dengan apa yang diturunkan kepada Muhammad .” [HR. Ahmad dan Abu Dawud. Dan terdapat dalam Silsilah Ashahihah Albaniy :3387]

Faidah :
1.  Berkata syaikh Utsaimin رَحِمَهُ اللهُ di dalam kitabnya Qaulul Mufid, “Karena membenarkan mereka akan hal yang ghaib yang mereka ucapkan sama dengan mendustakan Al Qur'an.

قُل لَّا یَعۡلَمُ مَن فِی ٱلسَّمَـٰوَ ٰ⁠تِ وَٱلۡأَرۡضِ ٱلۡغَیۡبَ إِلَّا ٱللَّهُۚ

‘Katakanlah : tidak ada yang mengetahui hal ghaib yang ada di langit dan di bumi kecuali Allah’.” [Surat An-Naml(27): 65]

2. Hati-hati!!! Kini dukun ada di mana-mana, melalui televisi, ponsel, laptop, atau tablet dapat dijadikan sebagai sarana berkomunikasi dengan mereka. Membuka website, mengikuti acara para dukun, para normal dan yang semisalnya di televisi, YouTube, dan program-program mereka yang lainnya, sama dengan mendatangi, mempercayai serta membenarkan perkara ghaib yang mereka sampaikan. Dan barang siapa membenarkannya, maka ia telah kufur dan segera bertaubat kepada Allah sebelum ajal menjemputnya.

3. Hati-hati dengan dukun atau para normal yang berkedok ustadz atau kiyai. Tidak ada satupun yang mengetahui perkara ghaib yang ada di langit dan di bumi kecuali Allah . Jika dia mengatakan perkara ghaib yang tidak ada keterangan dari Al Qur'an dan hadits, maka ia hakikatnya adalah seorang dukun.

والله أعلمُ بالـصـواب

Komentar