Doa sapu jagat yang dimaksud adalah memohon kebaikan
di dunia dan akhirat serta perlindungan dari azab neraka. Redaksinya adalah,
ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﺁﺗِﻨَﺎ ﻓِﻰ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﺣَﺴَﻨَﺔً ،
ﻭَﻓِﻰ ﺍﻵﺧِﺮَﺓِ ﺣَﺴَﻨَﺔً ، ﻭَﻗِﻨَﺎ ﻋَﺬَﺍﺏَ ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ
Rabbana aatina fid dunya hasanah wa fil akhirati
hasanah wa qina ‘adzaban naar
“Ya Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia
dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka.”
Adapun dalil memperbanyak doa ini pada hari
Tasyrik (11,12,13 Dzulhijjah) adalah karena pada hari-hari tersebut terdapat
kemuliaan.
Rasulullah ﷺ bersabda,
ﺇِﻥَّ ﺃَﻋْﻈَﻢَ ﺍﻷَﻳَّﺎﻡِ ﻋِﻨْﺪَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺗَﺒَﺎﺭَﻙَ ﻭَﺗَﻌَﺎﻟَﻰ ﻳَﻮْﻡُ
ﺍﻟﻨَّﺤْﺮِ ﺛُﻢَّ ﻳَﻮْﻡُ ﺍﻟْﻘَﺮِّ
“Sesungguhnya hari yang paling mulia di sisi
Allah Tabaroka wa Ta’ala adalah hari Idul Adha dan yaumul qarr (hari tasyriq).”
[HR. Abu Dawud No.1765, dishahihkan oleh Syaikh
Al-Albani]
Selain itu, pada hari tasyrik dianjurkan banyak
berdzikir mengingat Allah ﷻ, sebagaimana firman-Nya,
ﻭَﺍﺫْﻛُﺮُﻭﺍ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻓِﻲ ﺃَﻳَّﺎﻡٍ ﻣَﻌْﺪُﻭﺩَﺍﺕٍ
“Dan berdzikirlah (dengan menyebut) Allah dalam
beberapa hari yang terbilang (hari tasyrik).” [QS. Al Baqarah(2): 203]
Begitupun sabda Rasulullah ﷺ,
ﺃﻳﺎﻡ ﺍﻟﺘﺸﺮﻳﻖ ﺃﻳﺎﻡ ﺃﻛﻞ ﻭﺷﺮﺏ ﻭﺫﻛﺮ ﺍﻟﻠﻪ
“Hari Tasyrik adalah hari makan, minum dan
mengingat Allah.” [HR. Muslim]
Oleh karena itu, sangat dianjurkan dengan
menggunakan “doa sapu jagat” dalam berdzikir kepada Allah ﷻ.
Dalilnya adalah firman Allah ﷻ,
فَإِذَا قَضَيْتُمْ مَنَاسِكَكُمْ فَاذْكُرُوا اللَّهَ كَذِكْرِكُمْ آبَاءَكُمْ
أَوْ أَشَدَّ ذِكْرًا فَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا
وَمَا لَهُ فِي الآخِرَةِ مِنْ خَلاقٍ, وَمِنْهُمْ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا آتِنَا فِي
الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
“Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah
hajimu, maka berdzikirlah (dengan menyebut) Allah, sebagaimana kamu
menyebut-nyebut (membangga-banggakan) nenek moyangmu, atau (bahkan) berzikirlah
lebih banyak dari itu. Maka di antara manusia ada orang yang berdoa: ‘Ya Tuhan
kami, berilah kami (kebaikan) di dunia,’ dan tiadalah baginya bahagian (yang
menyenangkan) di akhirat. Dan di antara mereka ada orang yang berdoa: ‘Rabbana
aatina fid dunya hasanah wa fil akhirati hasanah wa qina ‘adzaban naar’. (Ya Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di
akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka)” [QS. Al Baqarah(2):
200-201]
Ikrimah رضي
الله عنه berucap,
ﻛﺎﻥ ﻳﺴﺘﺤﺐ ﺃﻥ ﻳُﺪﻋﻰ ﻓﻲ ﺃﻳﺎﻡ ﺍﻟﺘﺸﺮﻳﻖ : رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا
حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
“Disunnahkan membaca doa pada hari tasyrik : “Rabbana
aatina fid dunya hasanah wa fil akhirati hasanah wa qina ‘adzaban naar” (Ya
Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan
peliharalah kami dari siksa neraka).”
Anas bin Malik رضي
الله عنه mengatakan,
ﻛَﺎﻥَ ﺃَﻛْﺜَﺮُ ﺩُﻋَﺎﺀِ ﺍﻟﻨَّﺒِﻰِّ – ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ – ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ
ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﺁﺗِﻨَﺎ ﻓِﻰ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﺣَﺴَﻨَﺔً ، ﻭَﻓِﻰ ﺍﻵﺧِﺮَﺓِ ﺣَﺴَﻨَﺔً ، ﻭَﻗِﻨَﺎ ﻋَﺬَﺍﺏَ
ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ
“Do’a yang paling banyak dibaca oleh Nabi ﷺ ‘Allahumma Rabbana aatina fid dunya hasanah wa fil akhirati hasanah
wa qina ‘adzaban naar’ (Ya Allah, Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan
kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka’.” [HR. Bukhari No.2389 dan Muslim No.2690]
Dalam riwayatnya, Imam Muslim menambahkan,
“Jika Anas رضي الله عنه hendak berdoa, ia
pasti berdoa dengan doa tersebut. Jika ia hendak berdoa dengan doa yang lain,
ia pun menyisipkan doa tersebut di dalamnya.” [HR. Muslim No.2690]
Al Hafidz Ibnu Hajar al-Asqalani رَحِمَهُ اللهُ menyebutkan,
“Tidaklah seorang nabi maupun orang saleh berdoa melainkan mereka menggunakan
doa ini.” [Fath Al-Bari, 2:322]
والله
أعلمُ بالـصـواب
Referensi:
1.
Ustadz dr. Raehanul Bahraen
di web https://muslim.or.id/28661-sunnah-memperbanyak-doa-sapu-jagat-di-hari-tasyrik.html
2.
Ustadz Muhammad
Abduh Tuasikal, MSc pada laman https://rumaysho.com/19550-doa-sapu-jagat-paling-sering-dibaca-nabi.html
Komentar
Posting Komentar