Hal Apakah yang Sepatutnya Dilakukan Oleh Jamaah Baru Datang Ketika Mendapati Khatib Jum'at Sedang Berkhutbah


Pertanyaan:
Apakah yang sepatutnya dilakukan oleh jama’ah baru datang saat khatib sedang berkhutbah jum’at?

Jawaban:
Apabila kita datang sedangkan khatib sudah mulai berkhutbah, kita diperintahkan untuk salat tahiyatul masjid dengan ringan (bacaan pendek) karena ada nash perintah dari Rasulullah .

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin رَحِمَهُ اللهُ berkata,

ذكر أهل العلم أن الرجل إذا دخل المسجد وهو يسمع الأذان الثاني فإنه يصلي تحية المسجد ولا يشتغل بمتابعة المؤذن وإجابته، وذلك ليتفرغ لاستماع الخطبة؛ لأن استماعها واجب، وإجابة المؤذن سنة، والسنة لا تزاحم الواجب

“Para ulama menjelaskan bahwa apabila ada orang yang masuk masjid ketika itu ia mendengarkan adzan (Jum’at), maka ia dianjurkan untuk segera shalat tahiyatul masjid dan tidak menyibukkan diri mengikuti dan menjawab adzan. Hal ini dikarenakan agar ia bisa fokus mendengarkan khutbah, karena mendengarkan khutbah hukumnya wajib, sedangkan menjawab adzan hukumnya sunnah. Amal yang sunnah tidak bisa mengalahkan amal yang wajib.” [Majmu’ Fatawa Wa Rasaa-iil Ibnu ‘Utsaimin, No.1276]

Adapun dalil dari anjuran shalat tahiyatul masjid dalam keadaan ini adalah dari Jabir bin Abdillah رضي الله عنه, ia berkata,

جَاءَ رَجُلٌ وَالنَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – يَخْطُبُ النَّاسَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فَقَالَ « أَصَلَّيْتَ يَا فُلاَنُ » . قَالَ لاَ . قَالَ « قُمْ فَارْكَعْ »

“Ada seseorang yang datang dan saat itu Nabi sedang berkhotbah pada hari Jum’at. Nabi bertanya padanya (di tengah-tengah khutbah), ‘Apakah engkau sudah salat wahai fulan?’ ‘Belum’, jawabnya. Nabi lantas memerintahkan, ‘Berdirilah, shalatlah’.” [HR. Bukhari No.930]

Imam An-Nawawi رَحِمَهُ اللهُ menjelaskan, makruh hukumnya langsung duduk pada keadaan tersebut, karena ada nash perintah dari Nabi . Beliau (Imam Nawawi) berkata,

ويكره الجلوس قبل أن يصليهما

“Dimakruhkan duduk sebelum salat dua rakaat (tahiyatul masjid) (ketika mendapat khatib telah berkhutbah).” [Syarh Muslim Linnawawi]

Ini juga pendapat dari Imam Bukhari رَحِمَهُ اللهُ, beliau menuliskan judul bab pada kitab Shahih beliau:

باب من جاء والإمام يخطب صلى ركعتين خفيفتين

“Bab: Siapa yang datang sedangkan imam sedang berkhutbah, hendaknya shalat dua raka’at ringan.”

Catatan: Jika datang ketika adzan berkumandang pada hari lain selain Jum’at, pendapat yang rajih adalah menjawab adzan kemudian shalat tahiyatul masjid karena kedua-duanya adalah sunnah. Sehingga bila datang, kemudian langsung shalat dua rakaat, maka patut disayangkan karena ia tak mendapat pahala menjawab adzan.

والله أعلمُ بالـصـواب

Referensi:
Ustadz dr. Raehanul Bahraen pada laman https://muslim.or.id/45168-ketika-mendapati-shalat-khatib-sudah-mulai-berkhotbah.html

Komentar