Oleh: Ustadz Dzulqarnain M Sunusi حَفِظَهُ اللهُ
Terkait pendapat yang menyatakan bahwa kurang baik makan nasi dan gorengan adalah murni masalah ilmu kesehatan. Namun apabila dikatakan bahwa hal tersebut adalah cara sehat Rasulullah ﷺ maka ini menjadi permasalahan.
Kalau dia nisbatkan kepada Nabi ﷺ maka dia harus siap-siap karena Nabi ﷺ bersabda,
مَنْ يَقُلْ عَلَيَّ مَا لَمْ
أَقُلْ فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنْ النَّارِ
“Barangsiapa mengatakan sesuatu atas namaku yang aku tidak mengatakannya maka hendaknya ia menyiapkan tempat duduknya di neraka.” [HR. Bukhari No.106]
Di lafadz yang lain,
مَنْ حَدَّثَ عَنِّى بِحَدِيثٍ
يُرَى أَنَّهُ كَذِبٌ فَهُوَ أَحَدُ الْكَاذِبِينَ
“Barangsiapa menceritakan sebuah hadits dariku, dia mengetahui bahwa hadits itu dusta, maka dia adalah salah seorang dari para pendusta.” [HR. Muslim di dalam Muqaddimah]
Jadi jangan sembarangan menisbatkan sesuatu kepada Nabi ﷺ padahal tidak ada ulama yang berucap seperti itu, cuma pemahaman dia (orang yang menisbatkan) saja. Ini dasarnya dari kekeliruan karena bukan pada bidangnya, (yakni) bidang kesehatan dan bukan pada bidang agama. Kalau dia menisbatkannya bahwa itu cara sehat Nabi ﷺ, dari mana dia bisa berucap seperti itu? Apa dalilnya? Siapa dari ulama yang berucap seperti itu?
Ini sama dengan orang-orang yang berasal dari bidang-bidang tertentu dari bidang dunia yang mengambil ayat dan dicocok-cocokkan dengan bidang dia. Ini sama dengan kedustaan terhadap Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى, dari mana dia tafsirkan ayat dengan penafsirannya sendiri? Setelah 14 abad berlalu kemudian tiba-tiba dia menafsirkan ayat seperti itu, tidak ada ulama dari ahli tafsir yang menafsirkannya, maka itu keliru dari memahami.
Ini ilmu terwarisi (yakni) pemahaman ayat dan hadits-hadits, semua ada penjelasannya, apa yang datang Nabi ﷺ itu lengkap. Karena itu sebagian sunnah saja, hal yang tetap dari Nabi ﷺ, itu belum tentu dikatakan sunnah. Contohnya, Nabi ﷺ memakai gamis namu tidak disebut oleh ulama bahwa gamis itu hukumnya sunnah. Nabi ﷺ memakai tongkat, tapi tidak disebut oleh para ulama bahwa memakai tongkat itu sunnah. Sebab kalau pakai tongkat itu sunnah maka kita kalau kemana-mana harus membawa tongkat. Tongkat merupakan kebiasaan atau kebudayaan orang Arab dahulu, mereka kemana-mana membawa tongkat karena ada keperluannya seperti untuk menggembala dan seterusnya. Sedangkan hal tersebut tidak berjalan di kebiasaan kita. Maka harus dipahami hal-hal seperti itu.
Saya nasihatkan, bahwa orang-orang itu kalau dia punya karya atau penelitian yang bagus, dia nisbatkan kepada dirinya saja sehingga bila keliru, dia ringan karena (akibatnya) hanya kepada dirinya saja. Tapi kalau dia katakan bahwa perkara tersebut dinisbatkan kepada petunjuk dan gaya hidup Nabi ﷺ maka banyak konsekuensinya di situ.
Semoga Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى memberi taufiq kepada semuanya.
[dikutip dari
https://youtu.be/TUroTH403zw ]
Komentar
Posting Komentar